Jul 02 2009

RUU Rahasia Negara yang Mengancam Kebebasan Publik

Suatu hari ada orang berada di depan istana kepresidenan Rusia di masa Stalin. dia berteriak,”Stalin Anjing”. Segeralah polisi menangkap orang tersebut. Pengadilan menjatuhinya atas dua dakwaan. Pertama, penghinaan negara…dan kedua…..membongkar rahasia negara. (Mati Ketawa Cara Rusia)

.
.
Hari Sabtu, 27 Juli 2009 kemarin di Hotel Cakra Kusuma, Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Yogyakarta bersama dengan Yayasan SET (Sains, Estetika & Teknologi) mengundang IDEA (Institute for Development and Economic Analysis) Yogyakarta untuk menjadi partisipan dalam diskusi yang mengupas soal rencana diundangkannya RUU Rahasia Negara.

Kebetulan saya yang pas tidak ada agenda urgent datang atas nama IDEA. Ada 4 pemateri yang dihadirkan di situ, yaitu Ketua Dewan Pers Pof.Dr Ichlasul Amal, Joko Susilo anggota Komisi I DPR RI dan Agus Sudibyo dari Yayasan SET Jakarta merangkap Aktifis Koalisi Untuk Kebebasan Pers Indonesia, Irsyad Thamrin Direktur LBH Yogyakarta beserta sejumlah aktifis dari LSM dan sejumlah pimpinan partai politik di daerah.

Apa sih UU Rahasia Negara ini? Secara garis besar, UU ini mengatur hal-hal (data, berkas, dokumen, informasi, benda atau aktifitas) yang dirasa negara tidak boleh diketahui oleh masyarakat luas dengan alasa membahayakan negara jika jatuh ke tangan yang salah. UU ini mengatur tentang siapa yang berhak menetapkan rahasia negara, sifat dari kerahasiaan negara, bentuk dan macam rahasia negara sampai dengan sanksi bagi siapapun yang melanggarnya. Selengkapnya dokumen ini bisa diakses di sini.

Mengapa AJI Yogyakarta dan Yayasan SET merasa perlu untuk membahas RUU ini? Aji merasa bahwa RUU ini mengarah kepada indikasi kesewenang-wenangan aparat penyelenggara negara atas kebebasan publik (masyarakat dan atau pers) dalam mengakses informasi yang mestinya menjadi hak publik. Kesewenang-wenangan ini diindikasikan dengan tafsir sepihak pada pasal 1 ayat 1 RUU ini yang memberikan kewenangan penyelenggara negara atas tafsir sepihak rahasia negara, sehingga dokumen-dokumen yang semestinya penting bagi masyarakat untuk mengetahuinya bisa jadi diklaim sepihak sebagai rahasia negara. Katakanlah, sesiapapun mendapat informasi atau data kaitannya dengan penyelewengan, ketidakbecusan, atau bahkan korupsi yang dilakukan oleh penyelenggara negara, bisa jadi alih-alih rahasia negara, negara mangkir dan malah menjerat pihak-pihak yang mendapat informasi ini. AJi semakin menajamkan kekhawatiran bahwa pada pasal 11 ayat 2, pasal 13 ayat 2 yang memberikan kewenangan kepada lembaga negara (bisa jadi Pemerintah pusat sampai dengan kelurahan) untuk menetapkan perihal sesuatu yang dianggap sebagai rahasia negara.

Kekhawatiran kedua yang dirasakan AJI, bahwa konsekuensi pelanggaran atas RUU ini nantinya selama-lamanya adalah 20 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya 1 miliar rupiah bagi setiap orang yang dianggap menyebarluaskan informasi rahasia negara.

Untuk itulah AJI yogyakarta menyatakan sikap yang intinya adalah menolak keberadaan RUU ini. Selengkapnya pernyataan sikap tersebut dapat dilihat di sini.

Agus SUdibyo dari Aktivis Koalisi Untuk Kebebasan Informasi, menyatakan bahwa selama ini pemerintah sudah demikian tertutup dan main klaim terhadap berbagai macam dokumen publik seperti APBD/N, Kebijakan, Rencana Kebijakan, Rencana Proyek, Rencana Kunjungan, Sistem Penggajian, Belanja Rutin, AKtivitas Internal, Sidang-sidang DPR-D, Hutang Negara, dan lain sebagainya. Ketika RUU ini diterapkan, maka siapapun lembaga negara bisa sah untuk menyatakan sebuah dokumen menjadi rahasia. Ada konstruk berpikir yang gagal ketika UU ini dibuat, yakni konteks kerahasiaan yang ada justru penekanannya ataupun alasan yang mendasarinya adalah pembatasan atas kebebasan pers. Negara justru tidak memuat aturan berkaitan dengan konteks intelejen internasional, katakanlah dikatakan Agus di sini adalah kemampuan pihak asing untuk membobol sistem informasi rahasia negara. Negara juga tidak mengakui ataupun tidak beralasan manakala kesalahan justru dikarenakan keterbatasan kapasitas dan teknologi negara dalam melindungi dokumen-dokumennya.

Selain itu, Agus juga membandingkan dengan beberapa negara yang melakukan listing dokumen apa saja yang tergolong sebagai rahasia negara. Bisa jadi di negara lain akan ditetapkan sejumlah 200 jenis dokumen yang tidak bisa diakses publik. Tetapi dalam RUU ini, yang terjadi bukanlah listing dokumen, tetapi kategorikal murni.Artinya, dimungkinkan adanya klaim yang berbeda atas dokumen yang sama sejauh klaim itu dinyatakan oleh lembaga negara. Maka, Agus menyatakan bahwa RUU ini potensial menjadi RUU karet ataupun sumir untuk dengan bebas ditafsirkan oleh siapapun penyelenggara negara. Selengkapnya makalah dan presentasi agus bisa dilihat di sini(makalah) dan di sini (presentasi).
Muhammad Irsyad dari LBH Yogyakarta mencatat bahwa pers akan mendapat pukulan paling keras atas pemberlakukan RUU ini. selengkapnya dapat dilihat di sini.

Ichlasul Amal melihat banyak hal yang harus dicermati dalam penetapan rahasia negara. Kategori rahasia negara yang dibagi atas sangat rahasia, rahasia dan konfidensial, sangat tidak jelas dasarnya dan sangat blunder tujuannya. APa yang membedakan dari ketiganya? Bukankah intinya adalah sama-sama rahasia?
Menjawab tekanan dari AJI dan peserta diskusi yang mengarah pada penolakan RUU Rahasia Negara ini, Joko Susilo, anggota komisi I DPR RI menyebutkan dari proses pembahasan RUU Rahasia Negara masih ada 170 daftar isian masalah yang tersisa untuk dibahas, tetapi hampir tidak mungkin untuk dibatalkan ataupun ditolak.

Jika tekanan sipil menguat, diyakini proses pembahasan RUU Rahasia Negara bisa ditunda, meski pemerintah tetap bisa saja memaksakan DPR segera menyelesaikan pembahasan dengan cara potong kompas untuk proses pembahasan di Panitia Kerja (Panja) DPR. Terutama untuk mengintensifkan pembahasan daftar isian masalah (DIM) yang tersisa.berita selengkapnya dapat dilihat di sini.

2 responses so far

Jun 26 2009

Terima Kasih Untuk Partai-Partai Kecil Indonesia

Published by teroriscinta under Idealism and tagged: , , ,

Cerita ini saya dedikasikan sebagai penghargaan untuk partai-partai kecil yang sudah mau tampil di Pemilu, dan sedikit gundah untuk partai-partai besar yang sudah mengkhianati suara rakyat.

Di sebuah daerah, ada seseorang yang selalu gagal maju jadi kepala desa. Namanya Mbah Panjul. Entah sudah berapa lama dia maju jadi kades, karena konon semenjak anak-anak usia saya lahir, beliau sudah terbiasa jadi kandidat….dan gagal.

Cerita tentang majunya dia menjadi kades sungguh sebuah cerita yang tak menarik. Dia selalu pidato dengan kertas yang itu-itu saja, isi pidato yang itu-itu saja, dan juga Sawo…sawo adalah lambang dia maju kades..yang itu itu saja..

Mbah Panjul miskin, oleh sebab itu tidak punya dana besar untuk kampanye dan menyebarkan upeti kepada masyarakat. Dia juga tidak pandai pidato, kecuali menyuarakan bahwa gotong royong di desa perlu ditingkatkan agar semua orang sejahtera. Itu lah kurang lebih…Dengan biaya minim, bagaimana bisa dia maju kader? Yah..lagi-lagi panitia menyebutnya sebagai pupuk bawang. Penggembira.

Apakah Mbah Panjul tidak berstrategi untuk menang? Karena toh dari dulu bukannya suaranya naik, malah turun karena yang milih ya orang-orang seumurnya yang beberapa diantaranya malah sudah meninggal dan tidak bisa ikut pilkades.

“Saya ini cuma menyuarakan suara-suara orang tua semacam saya. Terkadang, kemenangan bukan yang utama, tetapi bahwa saya bisa maju ke pilkades untuk mewakili orang -orang seperti saya…ya itu sudah cukup.”

Jawaban ini terlalu polos.

Tetapi bersyukurlah bahwa masyarakat desa itu , dengan adanya Mbah Panjul, sudah memahami demokrasi sebagai bagian dari keterwakilan suara minoritas. Beda dengan di Indonesia, Mbah Panjul tak berkoalisi dengan tokoh yang lebih berpengaruh.

Harapan, walaupun itu kecil, harus selalu ada dalam ruang demokrasi. Koalisi barangkali langkah kompromistis bagi para politisi. Tetapi bagi negarawan ataupun wakil rakyat, yang tahu bagaimana harga satu buah contrengan, maka koalisi sangat tipis jaraknya dengan pengkhianatan.

Beberapa partai kecil yang sempat saya ketahui, sangat konsisten dan demikian tulus dari waktu ke waktu tampil sebagai penggembira di Indonesia. Mereka demikian tulus, jujur dan berjuang untuk tetap bertahan dari awal reformasi hingga sekarang. Berganti nama, tetapi tidak tertarik untuk bubar dan menyatu dengan partai besar hanya dengan harapan bahwa nilai-nilai yang mereka bawa akan tetap terjaga dan diterima di masyarakat. Mereka hadir untuk mengais sedikit suara dan pengaruh demi kesejahteraan masyarakat yang mereka perjuangkan, meskipun barangkali, mereka juga sedang berjuang untuk itu.

Beberapa diantara mereka, sebenarnya dengan mudah mendapat modal kekayaan yang besar untuk bisa bergabung dengan partai raksasa. Beberapa kader diantaranya bahkan dengan mudah bisa menjadi tokoh dan caleg yang sukses andaikata mereka mau beralih baju. Dan mereka menolak, demi sebuah idealisme yang mereka bawa.

Lewat catatan ini, saya sampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada partai-partai kecil Indonesia. Keberadaan Anda adalah harapan kecil bagi kekecewaan masyarakat yang sudah muak dengan pengkhianatan suara partai besar. Harapan itu bisa jadi menjadi awal dari harapan besar Indonesia. Tetaplah berjuang, karena saya tahu sebagian dari Anda mungkin sudah demikian mencapai taraf kecapek-an perjuangan. Semoga Allah SWT memberkahi langkah anda. Terima Kasih…

No responses yet

Jun 20 2009

Download Software Mengenal Warna Untuk Anak

Alhamdulillah, rampung juga membuat software mengenal warna ini.Ini adalah software yang berusaha memperkenalkan anak-anak usia 2 dan diatasnya untuk mengenal warna, mengerti warna dan pada akhirnya bisa mengidentifikasi warna-warna dari benda-benda di sekitar mereka.

Cara kerja software ini sangat mudah, anak-anak tinggak mengklik bagian lingkaran yang ada warnanya, kemudian akan ada nama warna yang kemudian disertai sampel benda-benda yang identik dengan warna tersebut. Sengaja nama-nama benda tidak disebutkan, karena dalam konteks ini tidak terlalu penting anak mengetahui atau mengidentifikasi benda apakah yang mereka hadapi, tetapi yang jelas bahwa warnanya adalah warna yang sama dengan yang disebutkan di narasi awal. Ada suara-suara yang lucu agar anak-anak betah dan tidak terasa sepi suasananya.

Pada bagian awal saya tambahkan potongan lagi Mbah Surip. Hehe…susah cari lagu bagus untuk anak sekarang ini.

Interfacenya adalah sebagai berikut:

Dan bagian dalamnya, ketika kita mengklik salah satu warna, misalkan saja hijau, maka secara-berturut-turut akan keluar gambar. Dan pada akhirnya akan muncul interface sebagai berikut:

Jujur, Ternyata nggak mudah karena melalui berbagai pertimbangan dan percobaan. Mulai dari faktor teknis sampai dengan psikologis anak. Tadinya latarnya putih. tetapi karena warna putih monitor cenderung radiasinya tinggi lalu saya rubah menjadi hitam ataupun warna teduh lainnya. Kemudian paling lama adalah mengedit gambar dari bitmap ke gambar yang begronnya transparan.

Nah, semoga bisa membuat anak anda senang dan sejenak melupakan mereka dari televisi yang penuh tontonan tak bermutu, ataupun membuat mereka beralit perhatian ke game-game kapitalistik ataupun game-game bajakan.

Silahkan untuk mendownload Program ini di sini (kewlshare), di sini (Uploadugm) atau di sini (kitaupload). Laporkan jika ada link yang sudah tidak nyambung.

Selalu dan selalu saya harapkan dari anda adalah dukungan, kritik dan saran untuk saya beserta keberlangsungan pembuatan software ini. Para pembaca blog, doakan saya yaa….Jujur, software-software saya ini diciptakan untuk memenuhi rasa syukur atas karuniaNya, hutang saya atas jerih payah para pendahulu kita, tanggungjawab atas generasi bangsa kita, dan juga atas tuntutan Allah agar ilmu yang saya dapat bisa bermanfaat bagi agama, bangsa, negara, keluarga dan semua umat manusia, sekecil apapun karya tersebut. Bagi saya, senyuman anak anda adalah nikmat terindah, lebih dari semua ucapan terima kasih untuk saya.

Tentang dari mana saya mendapat rejeki (rupiah) dari semua kerja saya ini. Jangan khawatir, Allah Maha Kaya dan Maha Pemurah, dan maha menghitung tanpa keliru sedikitpun atas perbuatan hambanya. Pasti Dia kasih. Tetapi jika Anda terpanggil untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung penciptaan software-software pendidikan gratis ini, silahkan dikirim ke rekening yang terlampir dalam software-software saya.

Maaf atas segala salah. Semoga Allah memberikan jalan terindah untuk kita semua.

No responses yet

Jun 18 2009

BUAH PERPUSTAKAAN: saduran karya Garin Nugroho

Published by teroriscinta under Idealism, cerpen and tagged: , , , ,

(Cerita ini adalah bagian dari karya Garin Nugroho yang dipentaskan di acara Dongeng Perubahan: Terpinggirkannya Pasar Pinggiran di PP Muhammadiyah, 18 Juni 2009, saya tidak berhasil merekamnya, tetapi saya sadur sesuai dengan ingatan saya. Semoga Garin mengikhlaskannya untuk saya sadur dengan tidak bertujuan untuk kepentingan komersial)

Adalah seorang ibu dan bapak guru yang telah pensiun. Sekalipun pensiun, uang bulanan mereka jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ibu, untuk menambal kebutuhan hidup berjualan matengan dengan menyewa sebuah los pasar yang tak seberapa. Lumayan.

Bapak, sembari berbagi tugas dengan ibu mulai dari kulakan, masak dan melayani pembeli, dia melengkapi restoran kecilnya dengan beberapa rak buku-buku. Sebuah perpustakaan kecil. Di rak tersebut terpajang buku-buku tentang tokoh-tokoh pemimpin bangsa dari berbagai negara. Kisah tentang riwayat hidup mereka, suka duka mereka , dan juga succes story yang ditorehkan dalam biografi, otobiografi dan atau barangkali hanya sekadar legenda kuno. Walhasil, ruangan yang sudah sempit oleh meja kursi ini kemudian tambah sempit karena ‘digusur’ oleh perpustakaan.

Ibu bertanya kepada Bapak,” Mengapa Bapak menaruh perpustakaan di sini? Bukankah ada dan tidaknya perpustakaan itu tidak menambah pelanggan? Bahkan Bapak tambah kerjaan karena harus merapikan kembali setelah buku-buku dibaca pelanggan. Terkadang, buku-buku itu juga kotor karena kena minyak dan makanan, dan Bapak harus membersihkannya. Kalau ada anak-anak kecil ke mari, Bapak pun harus menyelakan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanya annya. Apa mau Bapak?

Bapak hanya tersenyum.

Seiring berjalannya waktu, dari laba sedikit demi sedikit, mereka menambahkan sebuah televisi kecil untuk menarik jumlah pelanggan. Sebuah televisi yang biasa disebut sebagai kotak hiburan, kotak yang ‘wajib’ ada di setiap rumah. Dari kotak itu muncullah berita-berita yang dari penjuru tanah air yang memberitakan peristiwa kepada Bapak, Ibu dan pelanggan restoran.

Suatu saat, muncullah sosok yang tidak asing bagi Bapak dan Ibu. Seorang yang berbicara di podium internasional. Seseorang yang sukses mengenalkan Indonesia kepada dunia. Seseorang yang memiliki riwayat mendarmabaktikan dirinya, dedikasinya dan kerjanya demi kemajuan rakyat Indonesia.

“Pak, pak..”, ibu mengajak bapak dengan wajah sumringah.

“Bukankah itu adalah salah satu pelanggan kita? Bukankah dia adalah orang yang kerap membaca buku-buku Bapak di sini? Lihatlah, pak..Betapa bangganya kita, Pak.”

Seorang anak kecil, anak seorang pelanggan, tertarik, datang melihat kotak televisi yang dilihat mereka.

“Siapa itu, Kek?”

Bapak tersenyum.

“Dia adalah buah dari perpustakaan ini.”

Sebuah kebanggaan mengalir kepada mereka. Mereka tetap menjadi seorang guru meskipun tidak memberikan pelajaran layaknya di depan kelas. Mereka telah menghantarkan ilmu, meskipun bisa jadi sang tokoh itu tidak pernah mengucapkan terimakasih kepada Bapak Ibu Guru pemilik warung berperpustakaan itu.

Tetapi adegan di dalam kotak televisi, beberapa saat berubah. Di sela sela itu muncullah seorang pelawak dengan tawa dan tawa dan tawa….menantang setiap yang ada di rumah untuk menelpon dan mengatakan:” Ayo..ayoo… telponlah segera.. mudah sekali dan dapatkan dua juta rupiah hanya dalam beberapa menit.”

Seolah dikagetkan dengan hal yang tak masuk akal itu. Bapak dan Ibu mengrenyitkan dahi. Mereka membanting tulang dengan setiap bulan dari warung hanya cukup untuk mengisi kesibukan dan makanan sehari-hari, tetapi kotak itu mengatakan: mudah sekali mendapatkan uang.

Setelah selesai itu, muncullah cerita anak muda di sebuah ruang ber AC, berjalan dengan baju dan pakaian menarik, dandanan menor dan serba kosmetik, tetapi sampai pada suatu titik mereka berkata:”Capek ah…..” dan kemudian mereka duduk. Bahkan nafas terengah pun belum sempat mereka dengar.

Adegan demi adegan berikutnya seolah memaksa mereka bahwa mereka sedang berada dalam keterasingan. Sungguh hal-hal yang tak masuk di akal dipaksakan kepada otak Bapak dan Ibu untuk menelannya tanpa bisa memuntahkannya.

Ibu menutup mata anak kecil yang nampak terpukau. Sekarang yang dikepalanya hanyalah satu: mengenyahkan kotak bernama televisi itu. Secepatnya(* )

No responses yet

Jun 18 2009

Melihat Polah Pemimpin yang Mirip Film Horor Indonesia: Catatan dari Pentas Garin dan Franky di PP Muhammadiyah 18 Juni 2009

Published by teroriscinta under Idealism, seni and tagged: , , , , , , ,

Saya ingin mengutip satu ayat yang saya pikir, atau lebih tepatnya, saya fungsikan untuk mengingatkan saya (khususnya) dan kita di sini agar tidak masuk pada perilaku ini:

[10] Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran). [11] Dan apabila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat bencana dan kerosakan di muka bumi, mereka menjawab: Sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebaikan. [12] Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang sebenar-benarnya membuat bencana dan kerosakan, tetapi mereka tidak menyedarinya. [13] Dan apabila dikatakan kepada mereka: Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman. Mereka menjawab: Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu? Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya). (saya ambil dari http://quran. al-islam. com/Targama/ dispTargam. asp?nType= 1&nSora=2&nAya=10&t=mal&l=mal, di sana juga ada qad arabnya)

Sebagai catatan, ini perilaku biasa dari saya ketika di JS, yakni membuat reportase ataupun tulisan kajian selepas nonton, atapun diskusi di luar. Nggak tau juga siapa yang menjadi pengikut saya sekarang ini.

Baru tadi pagi, oleh-oleh dari PP Muhammadiyah ketika nonton Franky dan Garin ngamen di sana, ada speech menarik dari ketua PP sekarang, Pak Haedar Nashir. Beliau katakan bahwa Islam begitu peduli terhadap persoalan-persoalan yang tidak melulu soal tauhid rububiyah, ilahiyah dll tetapi juga Tauhid dalam konteks Sosial (yang di Muhammadiyah diawali oleh Amien Rais meskipun awalnya ditentang juga oleh kiai-kiai Muhammadiyah) . Banyak banget ayat-ayat yang menandaskan tentang soal Keadilan sebagai ornamen pokok Tauhid Sosial dan ini dijelaskan mulai dari gagasan paradigmatik dalam ayat Qur’an, sampai dengan soal kecil-kecil. Tetapi, dalam hal ini Qur’an juga menjelaskan bahwa tidak akan pernah tegak keadilan kecuali berdiri di atas tatanan masyarakat yang sistemik (kita mengatakannya Islami ataupun Madani).
Gambaran  tentang masyarakat madani ini tentunya JS sudah banyak literatur. (silahkan cari sendiri..) Yang ingin saya tegaskan dewasa ini, di alam post modern ini, sistem yang baik adalah yang tidak menghasilkan sampah ataupun residu. Prof Damarjati menyebutnya atau mengilustrasikannya sebagai masyarakat lebah. Katakanlah begini: kalau dulu kemiskinan itu disebut sebagai dampak ataupun efek samping dari modernitas ataupun industrialisasi, maka sekarang ini tidak bisa dikatakan begitu. Kemiskinan itu ada karena ada proses yang keliru atau produk yang salah. Demikian juga pencemaran, wabah, global warming dan lain sebagainya, inilah hasil dari sebuah proses yang merusak.


Inilah kaitannya dengan gambaran yang dilukiskan Allah dalam Al Qur’an dalam ayat di atas, khususnya bagi manusia-manusia Indonesia yang ngakunya beragama Islam tetapi justru menciptakan sistem yang ancur-ancuran seperti menyusu dengan World Bank, IMF, IDB dan lain sebagainya, dan masyarakat dipaksa makan utang lewat BLT, PNPM tanpa tahu bahwa pada saatnya nanti pembunuhan sistematis tetapi pelan-pelan ini akan terjadi.


Agama Islam tentu saja memang punya peran dan bukan melulu sebagai ajaran yang normatif: hanya sujat sujut, jengkang-jengking dan ndonga dinonga saja. Islam adalah agama yang liberatif: membebaskan manusia dari ketertindasan. Dalam hal ini perlawanan harus dilakukan jika kita tidak ingin digolongkan sebagai orang yang membiarkan kemunafikan.

—-

Saudara-saudara, masyarakat kita ini kan masyarakat yang romantis melankolis. Artinya apa, masyarakat yang mudah terbuai oleh kata-kata muluk, puitis, lambang-lambang, slogan dan adegan yang simbolistis. Atau dengan kata lain, adalah masyarakat yang cukup puas dengan sesuatu yang artifisial.


Garin secara mbeling mengatakan bahwa masyarakat kita ini bisa disimbolkan dengan gambaran tontonan televisi yang dipenuhi dengan horor, sulap dan orang-orang muda yang bertengkar. Apa artinya? Horor: katakanlah diwakili dengan simbolitas hantu, masyarakat kita ini suka banget dengan sesuatu yang melayang-layang. Maka pemimpin kita sangat suka berbahasa yang melayang-layang dan tidak membumi. Kemudian hantu juga digambarkan sebagai arwah penasaran yang tidak sampai ke tujuan. Memang, pemimpin kita adalah pemimpin-pemimpin yang macam arwah penasaran dengan janji 5 tahun pembangunan, tetapi setelah 5 tahun toh ditinjau lagi, tidak jelas tujuannya dapat terukur dari indikator apa. Karakter lain bisa dicari lah: misalkan saja munculnya di malam hari dan selalu pada daerah-daerah pinggiran, tidak pernah di daerah sentrum. Tentang sulap: ya karena memang pemimpin kita pandai bermain sulap: memanipulasi angka, memukau dan menguasai panggung. Dan tentang anak-anak: hehe…..perilakuny a ya seperti anak-anak.


Intinya begini: bahwa negara kita ini harus disadari berdiri di atas pondamen yang keropos. Segalanya serba seolah-olah. Ekonomi kita benar-benar memiskinkan tetapi kita seolah-olah dihadapkan pada data kemajuan. Alih-alih mengucurkan kredit murah ke masyarakat, tetapi pada kenyataanya porsi hutang terbesar kita justru dinikmati oleh Bank-Bank Besar, dari bank-bank ini kemudian mengalir uang untuk pembiayaan Hypermart dan Supermarket macam Alfamart, Indomaret, Giant, Carefour dan lain sebagainya yang kemudian mematikan pasar tradisional atas persaingan yang tidak sehat, menguras gaji sebagian besar masyarakat indonesia. Anda harus tahu bahwa Hypermart itu bukan sekedar bisnis cari uang, tetapi secara politik-ekonomi adalah strategi untuk mematikan dagangan mbok-mbok di pasar tradisional secara jangka panjang dan barulah mereka menarik laba sesungguhnya manakala sudah tidak ada lagi pasar tradisional. Habis semua . Pendidikan kita benar-benar membodohkan dan bahkan menciptakan kengerian massal dengan UAN dlsb, dan iklim anak muda yang diciptakan tidak mendorong produktifitas generasi muda, tetapi seolah-olah kita benar-benar merasa bahwa kita menjadi bagian dari kemajuan dunia. Nasionalisme kita, rasa cinta tanah air, rasa menghargai para pahlawan dan  juga memberikan yang terbaik bagi bangsa bahkan sudah tidak pernah terdengar lagi, tanpa terkecuali.


Jean Bauldriard, salah seorang filsuf postmodernis, mensimbolisasikan kondisi ini sebagai. ritual bujuk rayu (seduction’s ritual) dimana terjadi kondisi yang makin nggak jelas mana yang fakta dan mana yang kulit, tetapi cukupkah terpuaskan hasrat masyarakat, maka rampung sudah persoalan.Olok-olok sederhana yang paling tepat juga keluar dari lagu Lupa-lupa Ingat dari Kuburan Band. Betapa masyarakat kita adalah masyarakat yang lupa-lupa Ingat.

Terlalu banyak yang dikupas oleh Garin dan Franky untuk bisa dituliskan. Mending saya tuliskan secara grambyangan saja ya.. Pada awal pentas, Garin mendongeng tentang Musolini, betama Musolini mengawali karier sebagai seorang pemuda yang menjawab kegelisahan masyarakatnya, dari awal ketertindasan sampai dengan masyarakat yang berjaya di Eropa. Tetapi di saat harta, tahta, pengaruh, jajahan dan semua keinginan Musolini terpenuhi: ternyata kekasih gelapnya meninggalkannya. Sebuah pesan terakhir dari sang kekasih berisikan kritik:”Engkau telah kehilangan rasa haru-mu”. Gambaran ini, adalah dongengan Garin untuk menagih rasa kemanusiaan kita sebagai manusia atas apa yang sudah kita lakukan. Betapa hancurnya bangsa ini dikarenakan perbuatan orang-orang yang sudah tidak memiliki moralitas dan kemanusiaan. Garin mengajak kita secara general memahami persoalan bahwa ketika banyak daerah memberontak, menginginkan kemerdekaan, otonomi dan melawan kepongahan pusat, semua itu terjadi karena pusat telah menghancurkan ekosistem, tatanan sosial, keramahan budaya, dan wilayah-wilayan yang dihormati oleh komunitas lokal yang kemudian dikeruk demi dijual murah kepada bangsa lain. Pada sisi lain, pemrintah tidak lahir untuk melaksanakan amanat rakyat seperti melindungi segenap bangsa, mencerdaskan bangsa. memajukan kesejahteraan umum serta menjadi bagian dari perdamaian bangsa, tetapi malah lempar batu sembunyi tangan. Ketika TKI menderita, pemerintah bilang: belum ada aturannya. Ketika pasien menjerit karena tekanan rumahsakit: menteri bilang: belum ada regulasinya.

Franky bersama Garin mengajak kita sebagai bangsa untuk kembali memahami Pancasila yang telah menjadi dasar negara. Konon, menurut Garin, Sukarno memberikan kunci penciptaan Pancasila ataupun hal-hal yang berkaitan dengan kemasyarakatan dengan dua kata penting;”tidak njelimet’. Hal itulah kunci bagaimana pemimpin bangsa melayani rakyat: tidak njelimet. Dan kemudian, masyarakat diajak untuk melihat calon pemimpin kita dari membaca fakta data, bukan dari kicauan mimpi belaka.

Semoga masa depan Indonesia menjadi lebih baik. Amin.

catatan: foto diatas diambil dari sini(KRJogja)

No responses yet

May 14 2009

Download Software Mengenal Angka

Untuk anak-anak, belajar tentang bilangan ataupun angka akan sangat susah dikarenakan mereka harus menterjemahkan bahasa simbol ke dalam bahasa logika. Maka, beberapa psikolog menyarankan bahwa anak-anak harus belajar tentang jumlah dulu, baru kemudian simbol angkanya. Hanya saja, untuk memulai pengenalan simbol tidak ada salahnya bagi anak-anak untuk memahami: mengapa ada simbol 5 untuk menunjukkan adanya, misalkan, lima jeruk, lima kucing dll. Nah, diharapkan dengan software ini anak-anak sedikit banyak tahu makna dari masing-masing simbol angka.

Yah, di sela-sela kesibukan ngantor kalo tidak disempatkan beramal, berbagi ilmu ataupun bershodaqah bisa membuat kita menjadi egois dan malah menutup pintu rizki. Maka saya usahakan dan saya persembahkan software sederhana ini untuk anda sebagai orang tua dari anak-anak generasi bangsa, investasi hari tua kita ataupun investasi amal yang tidak akan putus.

Interfacenya seperti ini:

Ketika salah satu angka di atas di-klik, misalkan saja angka 5, maka dia akan menunjukkan halaman yang berisikan lima bola, lima jeruk, lima permen, lima bebek dan lima kucing. lihat di bawah ini:

ataupun ini:

Demikian pula dengan angka-angka yang lain.

Ada suara robot yang akan memandu anda ataupun anak anda. Bilangannya memang hanya dari satu sampai sepuluh, karena memang untuk anak-anak balita ataupun preschool.

SIlahkan download di sini (kewlshare) atau yang ada di jogja/ugm bisa download di sini (server UGM).atau (sini)

Demikian dulu, tetap jayalah Indonesiaku, semoga kita bisa berlomba-lomba memperjuangkan idealisme untuk mencerdaskan bangsa tanpa perlu berebutan ataupun koalisi-koalisian yang membuat rakyat yang sudah sengsara ini makin sengsara. Berbuatlah yang terbaik meskipun itu kecil, percayalah bahwa Tuhan tidak pernah buta. Terima kasih.

No responses yet

May 06 2009

Download Software Mengenal Huruf ataupun Belajar Alphabet Untuk Anak

Software ini berjudul AYO MENGENAL HURUF yang ditujukan untuk anak usia pre-scholl ataupun usia dini dalam rangka pengembangan PAUD. Sedikit agak rumit pembuatannya dibandingkan software buatan saya sebelumnya, software ini mengajak anak-anak untuk mengenali huruf demi huruf latin beserta contoh penggunaannya pada objek tertentu, seperti benda, binatang, nama orang dan lain sebagainya.

Penggunaanya sangat mudah, tinggak diekstrak di folder manapun di komputer anda dan klik bagian START.exe dan Anda dan Putra Anda sudah berhadapan dengan interface sebagai berikut:

nah, jika sudah, anda ataupun anak anda bisa mengklik salah satu icon huruf yang ada. Misalkan saja pada icon I, maka akan masuk ke halaman baru dengan interface sebagai berikut:

secara berturut-turut akan ada suara robot yang memandu mulai dari nama huruf, dan kemudian benda-benda yang menggunakan awalah huruf i tersebut di atas. seterusnya, hingga kemudian kembali ke menu awal.

demikian pula pada icon yang lain. lihat contoh:

Nah, semoga anda tertarik dan bisa menyebarluaskan ke manapun baik untuk anak anda, saurdara anda, lingkungan anda mulai dari RT, RW, sekolah dll, terutama lingkungan anak-anak yang kurang mampu di Indonesia. Silahkan download di sini (UGM) atau di sini(Kewlshare) atau di sini (kitaupload.com)

Alasan dibuatnya software ini

Saya meyakini bahwa tidak ada yang bisa memajukan bangsa ini dalam hal apapun: ekonomi, politik, sosial dan apapun, dan khususnya meningkatkan martabat bangsa melainkan dengan pendidikan yang didasari oleh tanggungjawab bahwa kita adalah manusia yang sama-sama besar di sebuah negara bersama Indonesia. Rusaknya nasionalisme sebagai bangsa adalah karena segala sesuatu terlalu dikapitalisasi dan diukur dengan uang. Padahal, seberapapun uang kita tentunya tidak bisa membayar darah dan airmata para pahlawan, para syuhada dan bahkan karunia Allah SWT kepada kita semua.

Dengan memulai sesuatu yang kecil tetapi bernilai untuk kemajuan bangsa Indonesia, berarti kita telah mengurangi dosa kita dan menorehkan sedikit-demi sedikit senyum leluhur-leluhur kita, dan tentunya peningkatan masa depan anak cucu kita bersama.

Tentang rejeki, Allah Maha Menghitung, entah lewat donasi Anda ataupun rejeki dari entah siapa, pastilah sudah ada harga yang pantas yang Dia bayarkan untuk saya dan anda.

Semoga Allah merahmati kita semua.

9 responses so far

May 04 2009

Download Software Mengenal Suara Alat Transportasi untuk Anak

Ketika kemarin saya ke Pacitan, ternyata anak-anak di Srau Pacitan sana demikian menikmati software mengenal binatang yang saya bikin tempo hari. Bayangkan, mereka yang belum pernah kenal komputer bisa belajar dengan mudah menggerakkan touchpad laptop dan menikmati software ini. Trenyuh juga. Dan menjadikan spirit saya untuk terus membuat karya-karya bagi anak Indonesia. Meskipun sebuah karya sederhana, ternyata mampu menghibur dan menambah pengetahuan mereka. Andai saja ada donasi buat mereka untuk bisa dapet komputer bekas…

Berikut ini adalah modifikasi dari software kemarin, tetapi yang ini isinya suara-suara alat transportasi. Simple sih, tetapi jangan mikir sebagai orang tua, pikirlah betapa anak yang baru kenal komputer dan imajinasinya lagi melayang ke sana kemari bisa membayangkan, kendaraan apa yang dia dengar itu.

SIlahkan didownload di sini (kewlshare) atau di sini (ugm)

2 responses so far

Apr 24 2009

Download Software Mengenal Suara Binatang

Published by teroriscinta under Download, Games, Idealism and tagged: , , , ,

Berikut ini adalah software buatan saya sendiri yang tujuannya untuk memberikan oleh-oleh buat anak saya yang lagi berkembang nalarnya. Isinya sederhana, gambar binatang beserta suaranya. Tetapi dari sini anak bisa belajar menggerakkan mouse, mengenal binatang dan menyayangi lingkungan. Yah..baru beberapa hari kita memperingati hari bumi, apa salahnya..hehe…

Ingat yaa…hanya untuk anak-anak usia 2 sampai 10 tahun.

Silahkan download aja dan gunakan semau-maunya demi generasi kita, generasi Indonesia.Gratis, cukup doakan saya jika anda berkenan, agar bisa tetap berkarya bagi agama, bangsa dan negara…dan supaya tidak tertarik menjadi politisi busuk..hahaha…

silahkan download di sini (ugm) ataupun di sini (kewlshare)

3 responses so far

Apr 24 2009

Download Icip-Icip Software Sinau Huruf Jawa

Published by teroriscinta under Download, Idealism and tagged: , , ,

Saudara-saudara terkasih, baru hari ini saya coba iseng untuk membuat sebuah software tentang belajar huruf jawa menggunakan macromedia. Konon ini bagian dari semangat sejarah untuk melestarikan huruf jawa dan tulis jawa. Sayangnya belum lengkap karena baru eksperimen. Jadi dari segi desain, tata warna, bentuk tulisan, metodologi dan lain sebagainya masih belum saya rencanakan dengan baik. Tetapi dari sini sudah terbayang kiranya apa yang nanti akan dihasilkan dan bagaimana bentuknya.

Insya Allah, kalau jadi 100%sekalipun akan saya nisbahkan ini menjadi software non komersial yang bisa dinikmati siapapun demi perkembangan kebudayaan Jawa pada umumnya. Mengapa demikian? Ya karena saya sudah bisa hidup di tanah merdeka ini tidak saya dapatkan cuma cuma melainkan dari darah dan airmata para nenek moyang dan para syuhada, maka apa salahnya saya juga bersikap demikian, meskipun kadang hasilnya nanti bisa jadi akan diselewengkan, ah..bukankah kemerdekaan Indonesia pun sudah banyak diselewengkan oleh banyak pihak.

Yang pasti Gusti Allah itu Maha Tahu dan Maha Pemurah, tidak akan merugi mereka yang menafkahkan harta, benda, ilmu dan apapun demi kebaikan, apalagi jika ilmu tersebut adalah ilmu yang bermanfaat.

Kalaupun ada yang berniat memberikan donasi, nanti saja lah…Yang pasti saya mohon dukungan, semangat dan doa semoga apa yang sedang saya lakukan ini tak terhenti dan bisa bermanfaat sebagaimana tujuannya.

Matur Nuwun.

Silahkan Kalau mau download icip-icipnya  di sini (kewlshare) atau di sini (UGM)

No responses yet

Next »